Fobia
Fobia (gangguan anxietas fobik) adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap fobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya. Ada perbedaan "bahasa" antara pengamat fobia dengan seorang pengidap fobia. Pengamat fobia menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap fobia biasanya menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika seseorang berbadan besar, takut dengan hewan kecil seperti kecoak atau tikus. Sementara di bayangan mental seorang pengidap fobia, subjek tersebut menjadi benda yang sangat besar, berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan.Efek buruk fobia, berbeda dengan ketakutan biasa, orang yang mengalami fobia akan mengalami berbagai gejala khusus yang ditunjukkan baik secara fisik maupun kejiwaan. Berikut uraiannya.
Gejala fisik seseorang saat mengalami fobia:
Orang yang memiliki fobia tertentu biasanya akan mengalami serangan panik. Serangan panik ini biasanya ditunjukkan dengan berbagai gejala fisik seperti:
1. Mual
2.Gemetar
3.Berkeringat
4.Mulut kering
5.Merasa kebingungan
6.Sakit kepala dan pusing
7.Sesak atau sulit bernapas
8.Perasaan seperti tercekik
9.Mati rasa atau kesemutan
10.Detak jantung meningkat cepat
11.Muka memerah dan tubuh menjadi lebih dingin
12.Peningkatan tekanan darah
13.Gejala psikologis saat seseorang mengalami fobia
Penanganan terhadap fobia dapat dilakukan melalui terapi psikologi, salah satunya yang efektif adalah terapi perilaku kognitif. Terapi ini membantu pasien mengubah cara pandang dan cara bersikap terhadap suatu masalah. Dalam kasus fobia, ahli terapi akan membantu pasien mengatasi rasa takut melalui teknik pemaparan atau desentisasi. Dengan teknik pemaparan terhadap benda atau suasana yang ditakuti, rasa takut diharapkan dapat berkurang secara bertahap sehingga pada akhirnya pasien dapat mengendalikn fobia yang dialami. Contohnya, adalah pada pasien yang mengalami fobia terhadap ular. Awalnya, pasien akan diminta untuk membaca tulisan tentang ular, lalu diperlihatkan gambar hewan tersebut. Tahapan berikutnya adalah dengan mengunjungi kandang ular, yang dilanjutkan dengan memegang reptil tersebut secara langsung.
Terimakasih informasinya, untung aku gak ada fobia yaa
BalasHapus